Jl. C. Simanjuntak No. 37, Terban, Kec. Gondokusuman, Kota Yogyakarta
Hai, !
Keranjang
Keranjang
0
Riwayat Riwayat Riwayat Transaksi Profil Profil Profil Saya Wishlist Wishlist Wishlist Logout
SANDBOX
Tech News
Dampak Laptop di Cas Terus-menerus Tanpa Dicabut

Dampak Laptop di Cas Terus-menerus Tanpa Dicabut

08-11-2024


Laptop telah menjadi alat yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari, baik untuk keperluan kerja, belajar, maupun hiburan. Namun, banyak pengguna yang masih mempertanyakan praktik terbaik dalam mengisi daya laptop, terutama mengenai dampak dari terus-menerus mencolokkan charger. Kebiasaan mencas laptop terus-menerus memang praktis, namun apakah hal ini berdampak buruk pada baterai laptop? Mari kita bahas lebih dalam.



Mitos atau Fakta?

Selama beberapa tahun terakhir, banyak perdebatan mengenai apakah terus-menerus mencas laptop akan merusak baterai. Jawaban singkatnya adalah: tidak sepenuhnya merusak, tetapi bisa memperpendek umur baterai.

Apa Dampak Laptop di Cas Terus-menerus Tanpa Dicabut ?

  • Pengurangan umur baterai

Baterai laptop, terutama jenis lithium-ion, memiliki jumlah siklus pengisian yang terbatas, biasanya antara 300 hingga 500 kali. Siklus pengisian ini dihitung setiap kali baterai digunakan dari kondisi penuh hingga habis. Jika laptop terus-menerus diisi tanpa sempat terpakai hingga habis, siklus pengisian baterai akan lebih sering terjadi dalam bentuk pengisian parsial. Hal ini dapat mempercepat penurunan kapasitas baterai, sehingga dalam jangka panjang, baterai akan semakin cepat habis.

  • Overheating

Laptop yang selalu terhubung ke charger akan menghasilkan panas lebih saat digunakan, terutama saat melakukan tugas berat seperti bermain game atau rendering video. Peningkatan suhu ini dapat mempengaruhi kesehatan baterai dan mempercepat kerusakan komponen internal laptop. Overheating dikenal sebagai salah satu faktor yang mempercepat kerusakan baterai dan komponen lain seperti prosesor dan motherboard, yang berdampak pada performa keseluruhan laptop.

  • Risiko Overcharging

Kebanyakan laptop modern dilengkapi dengan sistem perlindungan bawaan yang mencegah overcharging, yaitu laptop akan berhenti mengisi daya saat baterai sudah penuh. Namun, jika sistem ini rusak atau tidak berfungsi dengan baik, ada risiko laptop menjadi terlalu panas dan merusak baterai. Meskipun sistem perlindungan ini bekerja, membiarkan laptop terus-menerus diisi daya hingga penuh untuk waktu lama tidak baik untuk kesehatan baterai dalam jangka panjang.

  • Masalah kalibrasi baterai

Jika laptop selalu dicolokkan ke charger, kalibrasi baterai dapat terganggu. Hal ini membuat baterai sulit memberikan informasi akurat tentang tingkat daya yang tersisa. Secara berkala membiarkan baterai terpakai hingga 40-60% sebelum mengisi ulang dapat membantu menjaga kalibrasi baterai tetap akurat dan memperpanjang umur baterai.

Tips untuk Memperpanjang Umur Baterai Laptop:

  • Jangan Isi Daya Sampai 100%: Cukup isi daya hingga sekitar 80%.
  • Hindari Mengosongkan Baterai Sampai Habis: Usahakan menjaga level baterai antara 20-80%.
  • Gunakan Fitur Pengisian Daya Optimal: Beberapa laptop memiliki fitur yang mengatur pengisian daya untuk menjaga kesehatan baterai.
  • Hindari Menggunakan Laptop di Tempat Panas: Panas berlebihan dapat mempercepat penurunan kapasitas baterai.
  • Kalibrasi Baterai Secara Berkala: Ini membantu laptop "memahami" kapasitas baterai yang sebenarnya.

Itulah beberapa dampak mengecaas laptop terus-menerus tanpa dicabut dan tips untuk memperpanjang umur baterai laptop ya Sob.Kalau disini ada laptop Sobat yang rusak baterainya bisa di bawa ke Harrisma Service Center ya Sob, atau bisa hubungi No 08112576262.




Jangan lupa untuk:

Kunjungi website Harrisma untuk info produk harrismastore.id atau follow media sosial Harrisma untuk mendapat info penawaran lainnya:

Instagram: harrismastore.id/instagram 

Tiktok : harrismastore.id/tiktok 

Facebook: harrismastored/facebook 

Whatsapp : harrismastore.id/whatsapp

Harrisma Service Center
Maskot Pegastore
loading